Jumat, 06 Desember 2013

Pendidikan Kewarganegaraan IPB111

Sesuai dengan UU NO. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa dengan maksud untuk membentuk para mahasiswa menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan di IPB diharapkan dapat mengembangkan potensi seluruh mahasiswa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Materi yang diajarkan pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di IPB meliputi : identitas nasional, Memahami Pancasila dan Undang-Undang Dasar, Dinamika Pancasila dan Undang-Undang Dasar, Geopolitik dan Geostrategi Indonesia, Politik dan Strategi Nasional, Hukum dan HAM, Demokrasi dan Otonomi Daerah. Menurut saya secara keseluruhan mirip seperti pelajaran PKN di SMA maupun saat SMP, namun disini lebih diperbanyak dan diperdalam sehingga perlu ditambah pula belajarnya.
Berbeda dengan matakuliah lain di IPB, Pendidikan Kewarganegaraan tidak mengenal adanya praktikum ataupun responsi, Namun sebagai gantinya diadakan kolokium. Pada kegiatan kolokium ini lebih difokuskan pada diskusi kelompok mengenai fenomena permasalahan bangsa teraktual. Biasanya pada awal perkuliahan kolokium dosen akan membagi mahasiswa di dalam kelas kedalam kelompok-kelompok beranggotakan 5-6 orang kemudian tiap-tiap kelompok ditugaskan membuat makalah sesuai dengan tema yang telah ditentukan oleh dosen kolokium. Anggap saja tugas makalah ini sebagai miniatur skripsi sehingga kita bisa tahu bahaimana format dan cara menulis yang baik dan benar. Sedikit membantu bila mengalami kesulitan dibawah saya berikan master contoh tugas makalah dari saya. Kemudian secara bergiliran tiap pertemuannya kelompok akan mempresentasikan hasil makalahnya. Selain itu pada pertemuan terakhir akan diadakan Kuliah Bersama Pendidikan Anti Korupsi yang menghadirkan narasumber- narasumber yang terpercaya (biasanya dari KPK).

Untuk ujiannya biasanya terdiri dari sekitar 55 soal, dengan rincian 50 soal pilihan anda dan 5 soal uraian. Untuk soal uraian poinnya besar jadi harus diisi dengan sungguh-sungguh, ya kalo kepepet diisi saja sebisanya (sesi mengarang bebas). Berdasarkan pengalaman saya ujian sesi UTS itu lebih mudah daripada UAS yang mungkin karena kebanyakan materinya lebih familiar untuk kita. Saran saya untuk persiapan menghadapi Ujian wajib melahap sebanyak-banyaknya buku (lebih sering disebut kitab .red) Membangun Kesadaran Bela Negara karya Bapak Rangkuti karena sebagian besar soalnya bersumber dari buku tersebut. Mungkin buku itulah yang sering populer di kalangan insan asrama TPB untuk dijadikan bantal pengantar tidur :D . Tapi baca sajalah secara sekilas minimal kita tahu secara garis besar isi buku tersebut. Selain itu yang tidak kalah penting adalah sebanyak banyaknya latihan soal-soal ujian tahun-tahun sebelumnya karena banyak soal yang sama akan keluar saat ujian, mungkin database soalnya kurang di update. 

Untuk yang ingin download contoh makalah kelompok saya silahkan klik disini
Makalah Kelompok

Kalo yang ini dari kelompok sebelah
Makalah Kelompok2

Kalo yang mau makalah individu saya
Makalah PKN Individu

Sekian postingan saya, semoga bermanfaat khususnya Mahasiswa TPB IPB

Semangat Berbagi !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar